Tips Menulis Makanan Cara Umi Fadilah




Satu lagi pemenang lomba yang berhasil @lombaapasaja wawancarain. Dia adalah Umi Fadilah yang berhasil memenangkan kontes blog bertema makanan yang diadakan Femina beberapa waktu lalu. Karna menang, dia bisa nyicipin makanan sampe ke Singapore ;)

Ini obrolan lombaapasaja dengannya via email.


lombaapasaja: Waktu pertama kali tahu ada lomba blog yg diadakan oleh femina itu, langsung bikin tulisan dan diikutkan lomba blog itu; atau nunggu dulu; atau bagaimana?

@umay: Pertama tahu memang tertarik bgt pengen ikutan, tapi belum ada inspirasi jadinya bingung mau nulis apa. Akhirnya bener2 baru dapet inspirasinya H-1 dari deadline *yang ternyata juga diundur* (maklum biasa deadliners :p), jadi bukan sengaja nunggu juga sih, tapi bener2 baru kepikiran mau nulis apa itu ya H-1.

lombaapasaja: Suka makan ya? Boleh tau makanan favoritmu? Soalnya tergambar dari tulisanmu, kalo kamu bisa menggambarkan makanan dalam tulisan dengan sangat baik. :)

@umay: Makanan favorit, wah susah nih :p Tapi kalo harus banget milih, saya suka banget sama pempek, siomay, otak2 dan sebangsanya, yang diolah pakai tepung kenyal gitu2, hahaha.

lombaapasaja: Apakah setiap ada lomba selalu ikut? Atau biasanya milih2? Lomba seperti apa yang biasanya diikuti?

@umay: Wah, saya malah termasuk jarang ikut lomba :) Biasanya suka males apalagi kalo harus mengeluarkan effort terlalu besar &  ‘kelihatan’ banget, contohnya: harus banyak-banyakan ‘LIKE’ di facebook, harus dikit2 promo tentang brand tertentu, hahaha. Makanya lebih suka jenis lomba yang lebih mengutamakan skill diri sendiri, misalnya lomba menulis, lomba IT, etc. Tapi kalo untuk senang2 aja, saya juga kadang2 suka ikutan lomba berhadiah kecil2an di Twitter, misalnya hadiah voucher makan gitu cukup dgn ngetwit, hahaha pokoknya effort-nya gak ribet.

lombaapasaja: Selain menang kontes blog femina ini, pernah menang lomba lainnya?

@umay: Beberapa bulan lalu pernah menang juara 2 lomba blogging Dapuraya, sisanya lomba2 kategori IT jaman kuliah, dan lomba2 kecil-kecilan di Twitter gitu aja sih.

lombaapasaja: Apa tipsmu buat pembaca blog lombaapasaja biar bisa menang lomba seperti dirimu? Khususnya bagi tips soal cara menulis makanan?

@umay: Kalo menuliskan tentang makanan itu, harus dibuat sedemikian rupa sehingga pembacanya bisa ikutan ‘terbawa suasana’ :p Kalo pembaca sampe ikutan laper & tergiur, itu tandanya tulisannya menarik & berhasil :D

lombaapasaja: Dari profilmu, klo gak salah basicmu TI, tapi bisa nulis dengan enak. Setau mimin jarang anak TI yg bisa nulis dengan renyah. Apa rahasianya?

@umay: Hmm, mungkin karena emang udah blogging sejak jaman kuliah ya, jadi udah terbiasa juga nulis. Kadang2 justru karena ada background TI, jadi biasa di depan komputer &  internet seharian, banyak situs2 referensi yang menarik buat dibaca2, dan lama2 malah jadi ketularan gaya bahasanya, seperti contohnya saya suka banget baca ThoughtCatalog.com, juga TheVerge.com etc.

lombaapasaja: Apa sudah cukup lama suka nulis?

@umay: Lumayan, sudah blogging sejak 2007 walaupun berganti2 platform blog.

lombaapasaja: Dari mana biasanya inspirasi tulisan berasal?

@umay: Dari situs2 berita di internet, dari kejadian sehari-hari, dari pemikiran random yang tiba2 melintas di kepala. Seperti contohnya yang Femina kemarin ini, itu inspirasinya datang ketika hari Minggu pagi, lagi males-malesan di kasur, kerjaannya cuma baca timeline Twitter yang kebetulan dibanjiri oleh foto2 makanan sarapan dari teman-teman. Jadi karena lapar berat, saya mulai membayangkan makanan aneh-aneh &  menuangkan deskripsi makanan tersebut ke dalam tulisan di blog. Itulah sebabnya flow tulisan yang di postingan yang *alhamdulillah* terpilih jadi pemenang itu dimulai dengan “Imagine….. imagine…. imagine” dst.

lombaapasaja: Suka baca juga? Kalau iya, apa biasanya yg dibaca? Karya siapa?

@umay: Nah itu dia, saya suka baca tapi jarang baca buku. Jadi lebih sering baca2 dari internet sih. Buku terakhir yang saya baca sampai tamat itu Harry Potter ke-7, hahaha.

lombaapasaja: Setau mimin, banyak penulis bagus di Indonesia, tapi banyak yg kurang cakap menulis dalam bahasa Inggris. Komentarmu?

@umay: Menurut saya tulisan itu sifatnya universal. Pemilihan bahasa itu hanya sekedar masalah zona nyaman si penulis, dan target-audience nya siapa. Mungkin mereka lebih nyaman ‘berbicara’ dengan pembaca dalam bhs. Inggris, tapi kalo saya sendiri, malah kaku banget &  susah sekali nulis tentang makanan dlm bahasa Indonesia, hehe.

lombaapasaja: Ada tips biar bisa lancar nulis dalam bahasa Inggris?

@umay: Harus belajar membaca, dan mendengar. Kalo ngga suka baca artikel/buku bahasa inggris, coba banyak2 nonton serial TV bahasa inggris. Intinya sih memfamiliarkan telinga kita terhadap istilah/phrasing2 yang nggak umum dalam bahasa Inggris yang layak diaplikasikan dalam tulisan kamu nantinya.


photo credit by umay

Makasih buat @umay yang udah bersedia sharing tips-tips menulis buat para pembaca @lombaapasaja. :)
Tips Menulis Makanan Cara Umi Fadilah Rating: 4.5 Diposkan Oleh: taufik rachman

2 comments:

Post a Comment

Silahkan komentari info lomba ini

Cari More Lomba

Masukkan emailmu di bawah biar selalu dapet update lomba terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Follow Blog Info Lomba ya. Gak follow awas, gue jitak :D

Lomba Kuis Kontes Info Menarik